Tahun 2000 ketika masih bekerja adalah pertama kalinya saya berkenalan secara langsung dengan dunia asuransi. Ketika itu seorang agen Asuransi Takaful mendatangi kantor saya di bilangan Kalibata Jakarta Selatan. Setelah mendapat penjelasan tentang berbagai produk akhirnya saya membeli Asuransi Pendidikan untuk Alda anakku yg saat itu berumur 3 tahun. Saya membeli asuransi dengan premi 1 jt/thn selama 15 thn krn gaji kami berdua saat itu baru 3jt/bln. Ketika Alda akan masuk SD keluar 1jt, SMP 2,5 jt, SMA 4 jt dan ketika masuk kuliah keluar semua senilai 18 jt. Saya pikir lumayan juga karena pada waktu saya masuk kuliah thn 1991 hanya mengeluarkan uang 300 rb. Pada saat itu saya sama sekali berfikir adanya inflasi dan perubahan sistem penerimaan mahasiswa baru seperti saat ini.
Asuransi kedua yang saya beli adalah asuransi jiwa Bumiputera untuk, premi 260 rb/thn selama 10 thn dengan uang pertanggungan 30 jt. Sebenarnya saya tidak berminat untuk membeli asuransi ini krn saya pikir sdh punya aspen. Saya membeli krn tidak enak hati sebab agennya adalah suami dari guru TK Alda.
Asuransi ketiga yang kami beli adalah asuransi kesehatan Multiguna Bumiputera pada tahun 2008, premi 500 rb/bln setelah 10 thn uang akan kembali sebesar 50 jt dan UP 50 jt. Suami pernah mengklaim pada tahun 2010 pada saat diopname karena sakit Hepatitis . Asuransi ini saya tutup pada tahun 2011 setelah berjalan 3 tahun dan saya sdh menyetor uang sebesar 18 jt. Asuransi ini kami tutup bulan april 2011, saat ini sedang menunggu kembalian sebesar 13 jt ( semoga tidak dikurangi lagi).
Asuransi keempat yang kami beli adalah asuransi kesehatan Bumida untuk kami sekeluarga (3 org) dengan premi 1,5 jt/thn dan UP kalau sakit dan rawat inap ada pertanggungan 500rb/ hari dengan platform maksimal penggantian 90jt/th. Meskipun tidak semua sakit dicover , lumayan untuk jaga-jaga kalau sakit. Asuransi ini berjenis tradisional sehingga premi yang telah kami bayarkan akan hangus bila jatuh tempo (1 tahun). Masa pertanggungan yang di perbarui setiap tahun dengan membayar premi baru.
Asuransi kelima yang kami beli pada Maret 2011 adalah BNI Life Dana maksima dengan premi 2jt/3bln dan UP 70 jt. Produk ini adalah Unit Link yaitu gabungan antara asuransi jiwa dan investasi di Reksadana Saham. Pada tahun pertama 50% utk premi asuransi dan 50% lagi di investasikan pada Reksadana Saham. Asuransi ini kami tutup bulan Mei 2011 dengan pengembalian uang Rp 1.195.300 senilai pengembangan investasi di RDS selama 2 bln.
Asuransi keenam yang kami beli pada April 2011 adalh Asuransi Jiwa Termlife utk suami krn saya tidak bekerja, premi 1,7 jt/thn dengan UP 350 jt. Saat ini kami sudah berketetapan untuk memisahkan asuransi dan investasi.


